Kita hidup dalam masyarakat yang hampir sepenuhnya digital dan sepertinya komunikasi adalah salah satu kegiatan yang paling penting dalam kehidupan orang-orang modern. Salah satu solusi komunikasi yang paling populer datang dalam bentuk ponsel (telepon seluler). Perangkat menarik datang dengan berbagai fitur yang dapat membantu orang dengan tugas sehari-hari. Itulah mengapa kebanyakan orang mengatakan bahwa mereka "tidak bisa hidup" tanpa ponsel.
Meskipun benar bahwa ponsel sangat berguna, bukan berarti mereka tidak berpotensi buruk bagi kesehatan kita. Mereka terfokus pada penentuan perangkat mobile tertentu dan ponsel yang dapat mengakibatkan efek berbahaya yang disebabkan oleh radiasi elektromagnetik.
Penelitian yang pertama kali terungkap dalam Biokimia Journal menunjukkan bahwa hanya satu penggunaan beberapa jenis ponsel untuk 15 menit dapat mengakibatkan modifikasi sel otak yang berhubungan dengan perpisahan sel kanker.
CNET telah disajikan daftar top 20 ponsel radiasi tertinggi dan terendah. Periksa apakah Anda memiliki beberapa ponsel ini.
CNET telah disajikan daftar top 20 ponsel radiasi tertinggi dan terendah. Periksa apakah Anda memiliki beberapa ponsel ini.
Radiasi Tinggi:
Radiasi Rendah:
Tips Menghindari Radiasi Handphone!
Batasi Penggunaan Waktu bicara:
Biasakan untuk membatasi waktu bicara di handphone, paling tidak persiapkan terlebih dahulu materi untuk pembicaraan. Setelah dua menit Anda berbincang di handphone maka aktifitas natural electrical akan mulai meningkat ke otak.
Jauhi dari Anak-anak:
Anak-anak tentu memiliki ketahanan fisik yang lebih lemah ketimbang orang dewasa, termasuk dalam hal radiasi handphone. Untuk itu biasakan Anak Anda untuk tidak terlalu sering memanfaatkan handphone untuk aktifitas voice. Tapi Anak-anak perlu juga diberi pemahaman untuk pemanfaatan handphone di kala darurat.
Manfaatkan Airtube Headset:
Walau telah menggunakan headset bukan berarti Anda bisa terbebas dari efek radiasi. Salah satu solusi yakni manfaatkan airtube headset. Jenis headset ini dilengkapi lubang atau rongga pada speakernya.
Jangan Masukkan Handphone di Saku Celana:
Material bahan di celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala. Salah studi mengungkapkan posisi handphone di saku celana, terutama dekat lipatan paha bisa berpengaruh pada kualitas sperma hingga turun 30 persen. Ini bisa menjadi perhatian penting bagi para pria.
Jeda Saat Melakukan Panggilan:
Saat Anda menggunakan handphone tanpa headset, tunggu beberapa saat sampai panggilan Anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speaker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.
Jangan Gunakan Handphone di Elevator.:
Elevator (Lift) telah menjadi standar fasilitas di gedung-gedung bertingkat. Elevator pun kini sudah banyak yang dilengkapi penguat sinyal oleh para operator. Namun ada pendapat untuk menunda bertelepon di dalam ruang metal tertutup, dalam hal ini adalah elevator dan kendaraan box. Alasannya aktifitas handphone dapat memicu hukum Faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan di khwatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.
Indikator Kekuatan Sinyal:
Dikala ingin melakukan panggilan, sebaiknya perhatikan pula kondisi jaringan operator di layar handphone. Jika melakukan panggilan di saat sinyal lemah atau satu bar maka proses kerja handphone untuk terkoneksi ke jaringan operator bertambah berat. Ini juga membawa efek pada tingkat radiasi.
Handphone dengan SAR Rendah:
Setiap handphone yang beredar memiliki tingkat SAR (specific absorption rate) yang berlainan. SAR diartikan sebagai ukuran tingkat penyerapan energi dari RF (radio frequency) yang dapat masuk ke dalam tubuh. Semakin rendah tingkat SAR maka kian bagus handphone yang dimaksud. Indikator SAR umumnya sudah disertakan dalam buku manual pengoperasian handphone.
EMR Protection:
Gunakan perangkat baik handphone ataupun lainnya dengan validasi EMR (Electric & Magnetic Radiation) protection. Salah satu yang mencuat saat ini seperti pemanfaatan bio energy dan Scalar Energy. Radiasi EMR dapat bersifat kumulatif pada tubuh Anda, wujud yang paling mudah dilihat yakni biological stress. Jadi sangat penting untuk menggunakan Pelindung Anti Radiasi.
wah berbahaya sekali ya
ReplyDeleteperbedaan tepung maizena dan tepung tapioka